Kemenhub Lakukan Pemeriksaan Awal Dan Pengawasan Kapal Pesiar Bawah Laut Di Likupang

Biro Perkapalan Biro Perkapalan Dinas Perkapalan telah berkunjung untuk memeriksa dan mengawasi kesiapan operasional kapal penumpang bawah laut (submersible penumpang vessel) untuk digunakan di Likupang utara. Sulawesi

Ahmed Waheed, Direktur Pelayaran dan Kelautan, mengatakan kapal tersebut didatangkan dari Spanyol dengan investasi dari PT Bhinneka Mancawisata yang akan beroperasi di sektor wisata bahari Likupang.

Pada Kamis (8/9) ia mengatakan “Likobang merupakan salah satu dari 5 super site KSPN teratas yang ditunjuk pemerintah. Dengan janji, Kementerian Perhubungan akan memberikan dukungan penuh di sektor transportasi.”

Kapal selam jelajah ini berkapasitas 28 orang, beroperasi pada kedalaman hingga 30 meter di bawah permukaan laut, dan memiliki jendela kaca yang dapat digunakan wisatawan di kapal, memberikan pemandangan bawah laut. kapal selam ini.

Biro Perkapalan bersama KSOP Kelas II Bitung memberikan dukungan hukum kelaikan laut pengoperasian kapal hingga tahap awal konsep konsep Permen Perkapalan No. Edisi 6 tahun 2022, diterbitkan pada Maret 2022.

“Benderanya diganti dengan bendera Indonesia. Kemudian dinilai dan disetujui,” katanya.

Kapal juga mengawasi kesiapan operasional dan memastikan awak kapal menjaga keselamatan transportasi sebelum berlayar untuk melayani wisatawan.

Sebagai informasi, sebelumnya sudah ada sosialisasi kesiapan operasional kapal selam wisata ini. Dengan kata lain, FGD memperkenalkan narasumber dari Departemen Kelautan dan Perikanan bersama dengan Direksi dan Direksi Taman Nasional Bankin serta Direksi Perkapalan dan Kelautan yang hadir. Aparat Pemda di KSOP kelas II Bitung dan UPP Kelas II Likupang serta Manado dan Likupang Bitung. (*)


Posted

in

by